Kata Banua, Batola – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Polres Barito Kuala (Batola) dengan membangun Jembatan Merah Putih di Desa Bagagap, Kecamatan Barambai, Kalimantan Selatan.
Pembangunan jembatan darurat ini mulai dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, sebagai solusi atas terganggunya akses transportasi akibat jembatan utama yang tengah direhabilitasi.
Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Marum menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kelancaran aktivitas masyarakat dan perputaran ekonomi di wilayah tersebut.
“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Batola terhadap kebutuhan mendasar masyarakat, terutama akses transportasi menuju pusat kegiatan ekonomi,” ujar AKP Marum.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Batola, di antaranya Kasat Intelkam AKP Saepudin, Kapolsek Barambai IPTU Nyoman Adi Kamar, serta KBO Sat Samapta IPTU Mego Budi Susanto bersama personel. Selain itu, turut hadir Bhabinkamtibmas Polsek Barambai dan perwakilan dari CV Tornado Perdana Konstruksi.

Dalam proses pengerjaan, personel kepolisian bersama warga setempat bergotong royong membangun jembatan alternatif sementara. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses meski jembatan utama belum selesai diperbaiki.
Jembatan Merah Putih yang direncanakan memiliki panjang 16 meter dan lebar 4 meter ini nantinya akan dibangun menggunakan material kayu ulin untuk konstruksi permanen. Sementara itu, jembatan darurat yang saat ini digunakan memiliki panjang 16 meter dan lebar 1,5 meter, khusus diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.
“Jembatan sementara ini hanya untuk akses kendaraan roda dua sebagai solusi darurat selama pembangunan berlangsung,” tambah AKP Marum.
Keberadaan jembatan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Bagagap. Warga merasa sangat terbantu karena jalur tersebut merupakan akses vital untuk aktivitas sehari-hari dan mobilitas ekonomi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Batola. Jembatan ini sangat penting bagi kami yang setiap hari harus melintas untuk beraktivitas,” ungkap salah satu warga.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Batola bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penulis HumResBatola Editor Nando






