Kata Banua, Banjarmasin – Polemik rekrutmen tenaga kerja oleh PT Kalimantan Aluminium Industri (KAI) yang dilakukan di luar Pulau Kalimantan terus menuai reaksi. Kali ini, dukungan terhadap protes keras yang disampaikan Yansen A. Binti datang dari jajaran Gerdayak Kalimantan Selatan.
Ketua Harian Gerdayak dan Jajaran Pengurus DPP Gerdayak Kalsel, Drs Rachmadi biasa disapa Rachmadi Engot menegaskan pihaknya mendukung penuh sikap Ketua Umum DPN Gerdayak Indonesia yang menyoroti kebijakan rekrutmen PT KAI di SMK Singosari, Malang, Jawa Timur.
Menurut Rachmadi, langkah perusahaan yang beroperasi di kawasan industri hijau Tanah Kuning Mangkupadi, Kalimantan Utara, namun merekrut tenaga kerja dari luar daerah dinilai tidak berpihak kepada masyarakat lokal.
“Kami dari Gerdayak Kalsel sangat mendukung pernyataan Ketua Umum DPN Gerdayak Indonesia. Jika diperlukan, kami siap turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti persoalan ini,” tegas Rachmadi, Senin (23/3/2026).
Sebelumnya, Yansen A. Binti menyampaikan protes keras terhadap PT KAI karena dianggap mengabaikan potensi tenaga kerja lokal Kalimantan. Ia menilai, banyak lulusan SMK di wilayah Kalimantan Utara seperti Bulungan dan sekitarnya yang masih membutuhkan lapangan pekerjaan, namun justru tidak diprioritaskan.
Gerdayak menilai, perusahaan yang beroperasi di daerah seharusnya menjunjung tinggi kearifan lokal serta memberikan kesempatan utama kepada putra-putri daerah. Kebijakan rekrutmen di luar Kalimantan dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat setempat.
Rachmadi menambahkan, pihaknya tidak ingin masyarakat lokal hanya menjadi penonton di daerah sendiri, sementara peluang kerja justru dinikmati oleh tenaga dari luar daerah.
“Ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan penghargaan terhadap masyarakat lokal. Kami berharap perusahaan benar-benar memprioritaskan tenaga kerja daerah,” ujarnya.
Gerdayak pun membuka kemungkinan langkah lanjutan apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan, termasuk aksi langsung di lapangan sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Kalimantan. (Nd_234)






