Kata Banua, Marabahan– Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barito Kuala (Batola) menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup 2026 sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan semangat kompetisi melalui kegiatan yang positif dan produktif.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 15 tim, masing-masing beranggotakan lima pemain. Babak penyisihan digelar secara online pada Selasa (16/6/2026), sementara babak semifinal dan final berlangsung di halaman Mapolres Batola pada Rabu (17/6/2026) mulai pukul 13.00 WITA.
Kapolres Batola AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., yang hadir langsung meninjau jalannya pertandingan mengatakan bahwa turnamen tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap perkembangan minat generasi muda di era digital.
“Turnamen ini bukan sekadar lomba, tetapi menjadi wadah bagi para penggemar E-Sport untuk menyalurkan hobi dan kemampuan mereka melalui kompetisi yang sehat dan positif,” ujar AKBP Anib Bastian.
Menurutnya, dipilihnya Mobile Legends sebagai cabang yang dipertandingkan merupakan bentuk adaptasi Polri terhadap perkembangan teknologi dan tren olahraga digital yang kini semakin diminati kalangan anak muda.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa di masa depan.
Kapolres Batola melalui Kasi Humas Polres Batola IPTU Budi menjelaskan bahwa turnamen tersebut juga memiliki tujuan sosial dan edukatif, yakni mengarahkan generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif.
“Selain memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, turnamen ini merupakan salah satu upaya pencegahan dan meminimalisir keterlibatan generasi muda dalam aktivitas negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun balap liar,” ungkap IPTU Budi.
Ia menambahkan, kompetisi E-Sport juga mampu melatih kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, komunikasi, serta meningkatkan kreativitas dan bakat para peserta di bidang olahraga digital.
“Selama 80 tahun mengabdi untuk masyarakat, Polri ingin terus hadir dan merangkul generasi muda melalui kegiatan-kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi mereka,” tambahnya.
Setelah melalui persaingan ketat, Tim Alalak 3 berhasil keluar sebagai juara pertama Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026. Tim tersebut diperkuat oleh Muhammad Wafa, Muhammad Faith Yazdan, Ahmad Rasya Azzam, dan Muhammad Raihan Fadhillah.
Posisi runner-up atau juara kedua diraih Tim Bhayangkara Force yang diperkuat Mulyadi, Muhammad Jainuddin, Alvennoes Louvies, Muhammad Yunus, dan Zainal Abidin.
Sementara itu, Tim Cihuyy berhasil menempati posisi juara ketiga dengan pemain Damar Jati Prabowo, Muhammad Zaki, Galih Dwi Herlianto, Tri Bagus Saputra, dan Irfan Anas Wahyudi.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, panitia menyerahkan hadiah uang tunai kepada para pemenang. Juara pertama memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga mendapatkan Rp500 ribu.
IPTU Budi berharap turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui semangat kolaborasi dan prestasi digital.
“Melalui kombinasi strategi, kolaborasi, dan aksi, kami ingin mengajak generasi muda untuk bersama menjaga negeri lewat prestasi digital. Ini menjadi bukti bahwa hobi dan teknologi dapat diarahkan menjadi kegiatan yang bermanfaat serta membangun karakter positif,” pungkasnya.
Turnamen yang berakhir pada pukul 17.00 WITA tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas. Para pemenang langsung menerima hadiah uang tunai sebagai penghargaan atas keberhasilan mereka dalam ajang Mobile Legends Kapolres Cup 2026 yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Penulis HumResBatola Editor Nando






