Kata Banua, Banjarmasin – Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI), Dr. TM. Luthfi Yazid, SH, LL.M, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita, khususnya di bidang reformasi hukum nasional.
Mantan pengacara Prabowo dalam sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi itu menegaskan bahwa reformasi hukum harus dijalankan tanpa ragu dan tanpa setengah hati, sebab jika dilaksanakan secara maksimal dan konsisten, langkah tersebut akan menjadi legacy besar Presiden Prabowo bagi bangsa Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan Luthfi Yazid saat melantik para advokat baru DePA-RI se-Kalimantan Selatan, di Auditorium Prof. H. Idham Zarkasyi, SH, Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Senin (3/11/2025). Acara itu turut dihadiri Dekan Fakultas Hukum ULM, Kaprodi Pascasarjana, Wakil Dekan, serta para praktisi hukum di Kalimantan Selatan.
Advokat Harus Jadi Suara Demokrasi dan Keadilan
Dalam sambutannya, Luthfi Yazid menegaskan bahwa advokat memiliki tanggung jawab besar dalam menegakkan negara hukum dan demokrasi.
“Advokat tidak boleh hanya menjadi penonton ketika ketidakadilan dipertontonkan secara telanjang. Bersuaralah! Jadilah bagian dari perubahan dan tegaknya demokrasi serta clean government,” tegasnya.
Bijak Bermedia Sosial di Era Digital
Luthfi juga mengingatkan agar para advokat bijak memanfaatkan media sosial, bukan untuk sekadar pamer kehidupan glamor atau membuat konten tidak bermutu.
“Jangan menulis sesuatu yang bisa memojokkan pihak lain, menyinggung perasaan orang lain, atau menebar kebencian. Apa yang kita unggah mencerminkan kepribadian kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era digital, media sosial memiliki pengaruh luar biasa, bahkan bisa melebihi media konvensional, sehingga etika digital harus dijaga oleh setiap advokat.
Kawal Reformasi dan Pemberantasan Korupsi
Lebih lanjut, Luthfi menegaskan bahwa advokat DePA-RI harus turut membantu penguatan civil society demi mendorong reformasi di bidang hukum dan aparatur negara.
Ia menilai langkah Presiden Prabowo melalui Kejaksaan Agung dan Menteri Keuangan Purbaya Sadewa yang gencar memberantas mafia di berbagai sektor patut mendapat dukungan.
“Advokat DePA-RI harus mendukung tekad Prabowo ini. Bukan karena Prabowonya, tetapi karena perjuangan menegakkan kepastian hukum yang adil. Siapa pun presidennya, advokat harus siap mengawal reformasi hukum,” tegasnya.
Tegakkan Kode Etik Advokat
Menutup sambutannya, Luthfi Yazid berpesan agar advokat DePA-RI menjaga integritas dan kehormatan profesi.
“Pandai membawa diri, jaga kode etik dalam berhadapan dengan klien, sesama advokat, aparat penegak hukum, maupun masyarakat,” pesan Luthfi.
Pelantikan tersebut juga dihadiri Sekjen DePA-RI Sugeng Aribowo, Ketua DPD DePA-RI Kalimantan Selatan Nizar Nizar Tanjung, serta jajaran pengurus Muhammad Irana Yudiartika, Hazrina Fradella, Mohammad Wahyu, Bahruddin Tampubolon, Abdul Hakim, Nadra Dedy, dan Rustam Effendi. (*)






