Kata Banua, Banjarbaru – Setelah menyampaikan 10 tuntutan dalam orasi terbuka di depan Balai Kota Banjarbaru pada Rabu (3/12/2025) pagi, Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) Banjarbaru melanjutkan kegiatan dengan aksi sosial berbagi tali asih kepada para janda tua kurang mampu di wilayah kota Banjarbaru.
Kegiatan sosial ini berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WITA. Sebanyak 50 paket sembako berhasil dihimpun dari para simpatisan GMPD di lima kecamatan yang ada di Banjarbaru. Pendataan penerima dilakukan langsung oleh anggota GMPD di masing-masing wilayah sehingga bantuan tepat sasaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada simpatisan yang telah memberikan donasi berupa paket sembako. GMPD hanya bertindak sebagai penyalur. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para penerima,” ujar Rahmadi Engot.
Aksi sosial ini menjadi rangkaian penutup dari kegiatan orasi terbuka yang dipimpin Ketua GMPD Banjarbaru, Rahmadi ‘Engot’. Dalam orasinya, ia menyampaikan 10 tuntutan kepada Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, sebagai bentuk evaluasi setelah enam bulan masa kepemimpinan.
Selain membawa berbagai spanduk kritik bernada tegas seperti “Demokrasi itu Wasiat Pendiri Kota Ini, Anda Bukan Penerima Wasiat” hingga “Kami, Rakyat Terus Mengawasi, Jangan Ada Dusta di Antara Kita”, GMPD menegaskan aksi mereka berjalan damai dan bertujuan menjaga kualitas demokrasi di Banjarbaru.
Melalui kombinasi aksi kritik dan kegiatan sosial ini, GMPD berharap suara masyarakat terus didengar sekaligus mampu memberikan manfaat nyata bagi warga kurang mampu di kota Banjarbaru.
Reporter Noorjenah Editor Nando






