KATA BANUA, BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perubahan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi bergabung dalam deklarasi serentak pendirian Partai Perubahan yang berlangsung di Jakarta, serta diselenggarakan serentak di berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri, seperti Jerman, Australia, Arab Saudi, Singapura, dan Malaysia.

“Kami memastikan seluruh kader Partai Perubahan di Kalsel, termasuk dari berbagai kabupaten dan kota, hadir dan mendukung deklarasi ini,” ujar Ketua DPW Partai Perubahan Kalsel, H Yulianto Dahlan, didampingi Kepala Bappilu Partai Perubahan, Rudy Ashadi.

Yulianto menjelaskan bahwa Partai Perubahan lahir untuk menjadi wadah bagi aspirasi masyarakat yang selama ini merasa belum mendapatkan keadilan dan kesetaraan. “Kami akan memperjuangkan sembako murah, pendidikan terjangkau, serta menolak segala bentuk oligarki dan dinasti politik,” katanya.

Deklarasi ini turut melibatkan beragam elemen masyarakat, mulai dari mantan pegawai negeri, pekerja ojek online, hingga buruh bangunan. Menurut Yulianto, Tritura atau tiga tuntutan rakyat menjadi inti dari perjuangan Partai Perubahan, yaitu pendidikan berkualitas, keadilan hukum, dan pemberantasan korupsi.

Kepala Bappilu Partai Perubahan, Rudy Ashadi, menargetkan partainya mampu masuk lima besar dalam waktu lima tahun ke depan. “Kami akan turun bersama sekretaris ke 13 kabupaten/kota untuk memastikan struktur pengurus solid dan suara tidak terpecah,” tuturnya.

Deklarasi ini juga dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris DPD Partai Perubahan se-Kalsel serta para pengurus DPW Partai Perubahan Kalsel, menandai momentum penting bagi partai yang berkomitmen membawa perubahan besar bagi masyarakat. (Dinda/Nd_234)

 

By admin

You cannot copy content of this page