Kata Banua, Banjarmasin – Menjelang periode yang rawan fluktuasi harga bahan pokok, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting).
Kegiatan inspeksi tersebut dilaksanakan di Pasar Kalindo, Banjarmasin, pada Senin (27/10/2025), dipimpin oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., bersama jajarannya yaitu Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H., S.H., M.M.
Dalam kegiatan tersebut, tim Satgas melakukan dialog langsung dengan para pedagang dan pembeli, sambil mengecek harga sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, bawang, dan cabai. Selain harga, kondisi stok di tingkat pedagang juga menjadi fokus utama guna mencegah potensi kelangkaan.
“Alhamdulillah, berdasarkan pantauan kami hari ini, stok barang kebutuhan pokok di Pasar Kalindo secara umum cukup stabil dan harga-harga masih terjangkau. Kami tidak menemukan adanya praktik penimbunan atau manipulasi harga yang dapat merugikan masyarakat,” ungkap AKP Krismandra di sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., yang ditindaklanjuti oleh Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K., melalui Subdit 1 Indagsi di bawah pimpinan Kasubdit AKBP Zaenal Arifien, S.H., M.Ag.
Menurutnya, pengawasan terhadap Bapokting akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah pre-emptif Polri untuk mencegah permainan harga, spekulasi, maupun perdagangan ilegal yang bisa memicu inflasi dan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat bahwa kebutuhan pokok mereka tetap terpenuhi dengan harga yang wajar. Kami juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan praktik yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi, terutama di sektor pangan,” tegasnya.
Kehadiran Satgas Pangan Polda Kalsel di pasar tradisional ini disambut positif oleh para pedagang dan pembeli. Mereka menilai kegiatan semacam ini membantu menjaga iklim perdagangan yang sehat dan mencegah munculnya spekulan harga di lapangan.
Sebagai wujud komitmen, Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus memperkuat sinergi dengan Dinas Perdagangan, Bulog, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan distribusi dan ketersediaan Bapokting tetap lancar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (Humas/Nd_234)






