Kata Banua, Pelaihari – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjalin sinergi strategis dengan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Badan Intelijen Nasional Daerah (BINDA), dan PT Antang Gunung Meratus (AGM) untuk mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Selatan. Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati, kegiatan penanaman rumput pakan ternak dan peninjauan lahan dilakukan pada Rabu (8/1/2025) di Puspiktek Agripeka Fakultas Pertanian ULM, Tanah Laut.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala BINDA Brigjen Pol Nurullah, S.H., M.H., dan perwakilan dari PT AGM. Bhayangkari Polda Kalsel serta Dharma Wanita turut mendukung kegiatan yang berlangsung di lahan seluas 4 hektare tersebut.
Empat jenis rumput pakan unggulan odot, pakchong, nepal, dan raja ditanam sebagai langkah awal mendukung penggemukan 150 ekor sapi. Selain itu, pengembangan padi dan jagung di lahan milik ULM juga menjadi bagian dari program ketahanan pangan ini.
Rektor ULM Prof. Ahmad menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari komitmen ULM untuk mendukung program pemerintah sekaligus meningkatkan kesejahteraan mahasiswa.
“Dengan pengelolaan lahan produktif, kami berharap dapat menciptakan income generating untuk membantu mahasiswa kurang mampu melalui program UKT 0 rupiah,” jelasnya.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor ini sangat penting untuk keberlanjutan sektor peternakan di Kalsel.
“Kami ingin ULM menjadi pusat pendidikan dan pengembangan tenaga ahli di bidang peternakan dan kesehatan hewan,” ujarnya.
Kerja sama dengan PT AGM ini juga bertujuan memperkuat sektor peternakan sapi untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Dengan total lahan 24 hektare yang dikelola ULM, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan kemandirian pangan di Kalimantan Selatan. (Nd_234)






